Protection Mindset

Protection atau proteksi merupakan perlindungan untuk menjaga sesuatu akan kerugian.

Sebagai contoh misal kura-kura mempunyai cangkang keras yang berfungsi untuk melindungi organ dalam tubuhnya dari serangan pemangsa.
Contoh yang lain yaitu rumah yang melindungi kita dari panas dan dinginnya cuaca.

Kita harus setuju bahwa sepanjang kita hidup, kita perlu yang namanya uang.
Uang bukan segalanya, namun segalanya butuh uang, baik untuk ongkos pacaran, menikah, melahirkan, pendidikan anak, rumah, mobil, dll.


Dibawah ini merupakan contoh dari alokasi keuangan.    




Dapat dilihat dari tabel di atas bahwa yang terbesar adalah biaya hidup, sedangkan proteksi, sosial dan dana darurat ada dalam urutan terkecil.

Kita harus sadar bahwa untuk mencapai impian kita, kesehatan kita adalah prioritas utama.
apabila kita sakit, maka secara otomatis kinerja, performance dan pendapatan kita akan menurun dan makin jauhlah kita dari impian kita.

Penting bagi kita untuk melek sejak dini mengenai pentingnya proteksi.

Coba kita simak baik-baik perbandingan kedua segitiga dibawah ini :



Kebanyakan orang akan berinvestasi baik itu di logam mulia, properti, saham, reksadana ataupun hanya menabung di bank.
saya yakin semua itu dilakukan demi cita-cita dan impiannya masing-masing.

Namun apakah pernah terpikirkan oleh kita apabila tulang punggung keluarga, suami, istri, anak atau orang tua kita sakit kritis apakah kita akan diam saja, menutup mata dan tidak membiayai pengobatannya ?
Tentu kita sebagai makhluk beradab pasti dengan segala kemampuan membiayai sampai sembuh.
Apabila tabungan habis, emas, rumah, mobil sudah di jual untuk biaya pengobatan apalagi yang akan kita lakukan selain pinjam ke sanak saudara, atau bahkan menggalang dana via online?

Itu bagi mereka yang mempunyai aset (emas, rumah, mobil, tanah, dll) apabila dari teman-teman yang sedang membaca belum mempunyai aset bagaimana jadinya?

mungkin masih ada dari pembaca yang berkata "ah, kan gw mah masih sehat nanti aja kalau sakit baru cari proteksi"

Mari lihat contoh dibawah ini :
Bapak A membeli mobil, saat ditawarkan asuransi mobilnya, Bapak A menolak karena bapak A sangat yakin bahwa tidak akan terjadi apa-apa pada mobilnya, dia berjanji pada diri sendiri bahwa akan mengemudi dengan aman.
waktu berlalu dan ketika Bapak A pergi ke taman, dia parkir mobil dibawah pohon rindang (saya rasa kita semua akan melakukan hal yang sama untuk memarkirkan mobil di tempat yang adem)
lalu datang angin kencang dan tiba-tiba batang pohon itu patah dan menimpa mobil Bapak A.
kaca mobil depan pecah, atap mobil rusak parah.
Lalu Bapak A pergi ke perusahaan asuransi untuk membuka perlindungan untuk mobilnya yang sudah rusak, apakah perusahaan asuransi mau menerima?
jawabannya adalah tidak.

Hal ini sangat relate dengan kehidupan kita, lalu ada pertanyaan "kapan dong baiknya kita membuka asuransi?"
Jawabannya adalah kemarin, namun kita tidak bisa balik ke masa lalu, dan yang paling tepat adalah SEKARANG, karena kita tidak mengetahui kapan "batang pohon" bisa menimpa kita tiba-tiba.

"ah gw udah punya asuransi dari kantor nih, gak dulu deh."

Eits, misal nih misal..
Bapak A punya asuransi B**S dan In*****h dari perusahaan tempatnya bekerja.
Dia mengalami gagal ginjal, harus cuci darah tiap minggu.
asuransi dari perusahaan tempatnya bekerja memang menanggung biaya pengobatan namun tidak memberikan santunan.
Setelah keluar dari Rumah Sakit apakah kinerja, performance masih sama? tentu tidak.
Biaya hidup pasti akan semakin banyak dibandingkan ketika sehat.
Good news nya adalah bahwa Allianz akan memberikan santunan cash untuk penyakit kronis yang diderita nasabah, yang dapat digunakan untuk biaya hidup.
Dengan premi 3 juta, Allianz dapat memberikan santunan sebesar 1 M secara CASH.

Untuk teman-teman yang ingin informasi lebih lanjut, bisa menghubungi saya lewat DM di IG atau WA 081322694131.


Thank you.
Stay safe & healthy.
God bless you


























Comments

Popular posts from this blog

Safety Net (Jala Pengaman)